Cari Blog Ini

Selasa, 30 November 2010

Makalah


KATA PENGANTAR
           
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kita semua sebagai makhluk ciptaanNYA yang paling sempurna dan juga atas berkat dan rahmadNYa penulis bisa menyusun makalah yang berjudul “BAGIAN-BAGIAN ADMINISTRASI/MANAJEMEN SEKOLAH”. Tidak lupa kita mengucapkan salawat dan salam ke Ruh junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa ummatnya dari alam kegelapan hingga alam yang terang benderangseperti yang kita rasakan saat sekarang ini.
            Penulis mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada kami sehingga saya bisa menyelesaikan makalah ini, saya juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam penulisan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kekhilapan oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran dari para pembaca. Penulis mengucapkn minta maaf atas segala kesalahan.




                                                                                     




                                                                            Pekanbaru, 15 Desember 2009


                                                                             Penulis




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………                         1

DAFTAR ISI…………………………………………………………….                            2

BAB I  PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang.....................................................................                           3
B.     Pokok Permasalahan............................................................                           3

BAB II  PEMBAHASAN
·          Depenisi Administrasi/Manajemen sekolah
A.1.  Depenisi Administrasi sekolah……………………….                          4
A.2.  Depenisi Manajemen sekolah......................................                           4
·         Bagian-bagian administrasi sekolah
Ø  Administrasi Kurikulum............................................                         5
Ø  Administrasi Kemuridan……………………………                                    5
Ø  Administrasi Kepegawaian…………………………                                    5
Ø  Administrasi Perlengkapan…………………………                                    5
Ø  Administrasi Keuangan…………………………….                         6
Ø  Administrasi program pengajaran………………….                         6

·          Bagian-bagian manajemen sekolah
Ø  Manajemen kurikulum………………………………                        7
Ø  Manajemen personalia………………………………             7
Ø  Manajemen kesiswaan……………………………...                         8
Ø  Manajemen keuangan……………………………….                        9
Ø  Manajemen sarana dan prasarana sekolah………….                          9

·         Cara mengelola administrasi sekolah…………………………...                              10
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan………………………………………………….                          11                       
B.     Saran......................................................................................                              11

DAFTAR PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah
Administrasi adalah suatu upaya menjadikan kegiatan dan kerja sama anggota organisasi serta unsur-unsur lainnya menjadi efektif dan efesien. Secara sadar atau tidak, setiap orang selalu terpaut dengan suatu jenis administrasi, sebab pada dasarnya administrasi itu selalu berurusan dengan tujuan bersama, cara - cara orang bekerja, pemanfaatan sumber- sumber yang ada secara efektif dan efesien. Adalah wajar bila orang perorang atau masyarakat memahami dan memahami dan menguasai administrasi, sebab dengan memahami dan menguasai ketrampilan administrasi akan meningkat daya kerja yang efektif dan efesien dan lebih dari itu.
Banyak hal-hal yang seharusnya dapat di permudah pelaksanaannya sesuai dengan perkembangan zaman saat sekarang ini namaun tidak dimanfaatkan dengan baik, maka oleh sebab itu saya menulis Makalah yang bertemakan Administrasi/Manajemen dengan judul “BAGIAN-BAGIAN ADMINISTRASI/MANAJEMEN SEKOLAH” yang berungsi untuk memberi semangat serta pengetahuan dan kemudahan bagi para pembaca untuk memahami tentang Administrasi/Manajemen dan bagaimana pengelolaannya yang lebih tepat  di masa ini dan  yang akan datang.

B. Pokok Permasalahan
·         Apakah Depenisi Administrasi/Manajemen sekolah
·         Apa saja Bagian-bagian dari administrasi sekolah
·         Apa saja Bagian-bagian dari manajemen sekolah
·         Bagaimanakah Cara mengelola administrasi sekolah




BAB II
PEMBAHASAN

A. Difinisi Administrasi/manejemen Sekolah
   A.1 Administrasi sekolah
Administrasi sekolah adalah rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sejumlah orang untuk mencapai tujuan pendidikan secara sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu terutama berupa lembaga pendidikan formal.1 Administrasi sekolah adalah salah satu upaya menjadikan kegiatan dan kerja sama antar anggota  serta unsur-unsur lainnya menjadi efektif dan efesien di dalam lingkungan sekolah. Secara sadar atau tidak, setiap orang selalu terpaut dengan suatu jenis administrasi, sebab pada dasarnya administrasi itu selalu berurusan dengan tujuan bersama, cara - cara orang bekerja, pemanfaatan sumber- sumber yang ada secara efektif dan efesien. Adalah wajar bila orang  atau masyarakat memahami dan menguasai administrasi, sebab dengan memahami dan menguasai ketrampilan administrasi akan meningkat daya kerja yang efektif dan efesien dan lebih dari itu.
  A.2.  Manajemen Sekolah
Dalam konteks pendidikan, memang masih ditemukan kontroversi dan inkonsistensi dalam penggunaan istilah manajemen. Di satu pihak ada yang tetap cenderung menggunakan istilah manajemen, sehingga dikenal dengan istilah manajemen pendidikan. Di lain pihak, tidak sedikit pula yang menggunakan istilah administrasi sehingga dikenal istilah adminitrasi pendidikan. Dengan demikian Manajemen sekolah Secara khusus dalam konteks pendidikan adalah “keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien”.2  Meski ditemukan pengertian manajemen atau administrasi yang beragam, baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan, namun secara esensial dapat ditarik benang merah tentang pengertian manajemen pendidikan, bahwa : (1) manajemen pendidikan merupakan suatu kegiatan; (2) manajemen pendidikan memanfaatkan berbagai sumber daya; dan (3) manajemen pendidikan berupaya untuk mencapai tujuan tertentu.
________________________________________________________________________
1 Hadari Nawawi (1992), manajemen dan admministrasi sekolah
 2 Djam’an Satori (1980), manajemen sekolah
B. Bagian-bagian  Administrasi Sekolah :
       A. Administrasi Kurikulum
B.     Administrasi Kemuridan
C.     Administrasi Kepegawaian
D.    Administrasi Perlengkapan
E.     Administrasi Keuangan
F.      Administrasi program pengajaran

 A. Administrasi Kurikulum.
Kurikulum sebagai pedoman proses kegiatan belajar dan mengajar suatu sekolah,
maka perlu dimiliki dan dipelajari difahami isi dari kurukulum tersebut, sehingga dalam
kegiatan itu tidak menyimpang dari pedoman tersebut. Kurikulum adalah dokumen tertulis
yang disertai pedoman dan petunjuk pelaksanaannya.
 
B. Administrasi Kemuridan.
Murid merupakan komponen pokok dan sitem pendidikan, bidang administrasi ini
mencakup kegiatan :
- Penerimaan murid
- Pengelompokan kelas
- Kehadiran dan tidak kehadiran disekolah3
- Laporan bulan, kemajuan ,naik dan tidaknya
- Mutasi murid

C. Administrasi Kepegawaian.
Administrasi kepegawaian merupakan bidang yang berurusan dengan pegawai itu
sendiri baik pribadi maupun keluarganya.
- Bio data pegawai yang berkaitan dengan keluarganya.
- File pegawai yang berkaitan dengan surat-suratnya
- SK. Angkatan , Kenaikan Pangkat, SK.Mutasi SK.Kenaikan Gaji
- Ijazah, Sertifikat, Surat – surat Keterangan penghargaan lain
- Pas foto
_______________________________________________________________________
3   Direkap dalam bentuk absensi yang disediakan di masing-masing kelas.

D. Administrasi Perlengkapan.
Administrasi perlengkapan yang dimiliki atau dibutuhkan oleh sekolah tersebut
harus didata dan diarsipkan, agar mudah dalam mengontrol, masih utuh atau sudah rusak,
kurang atau sudah cukup, administrasi ini mencakup perencanaan, pengadaan, penyimpanan,
inventarisasi dan penghapusan.
- Almari Kelas, meja guru, kursi guru, meja murid dan kursi murid
- Buku pegangan guru dan buku pegangan murid
- Alat peraga dan alat olah raga
- Kamar kecil guru dan murid
- Komputer, mesin ketik, kalkulator dll.
 
E. Administrasi Keuangan.
Administrasi keuangan merupakan ketata usahaan dan tindakan keuangan yang
meliputi : pencatatan data,perencanaan, pelaksanaan , pelaporan dan pertanggung jawaban
kegunaan uang tersebut diantaranya :
o Gaji dan kesra Pegawai
o Dana Bantuan Operasional sekolah
o Dana bantuan Pembangunan sekolah
o Iuran dari anggota Komite
o Tabungan dari siswa
o Sumbangan lain

 F. Administrasi Program Pengajaran
Sebagai kelengkapan administrasi pengajaran di sekolah harus tersedia format4
yang harus diisi oleh Kepala Sekolah maupun Guru secara rutin, teratur dan benar.




________________________________________________________________________
4  Terdapat sebanyak 17 format yang dimulai dari format pelajaran di sekolah sampai penerimaan raport.
C. Bagian-bagian Manajemen Sekolah
Adapun yang termasuk ke dalam manajemen sekolah5 adalah :
(1) Manajemen kurikulum
 (2) Manajemen personalia
 (3) Manajemen kesiswaan
 (4) Manajemen keuangan
 (5) Manajemen perawatan sarana dan prasarana sekolah.
1. Manajemen kurikulum
Manajemen kurikulum merupakan subtansi manajemen yang utama di sekolah. Prinsip dasar manajemen kurikulum ini adalah berusaha agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, dengan tolok ukur pencapaian tujuan oleh siswa dan mendorong guru untuk menyusun dan terus menerus menyempurnakan strategi pembelajarannya. Tahapan manajemen kurikulum di sekolah dilakukan melalui empat tahap : (a) perencanaan; (b) pengorganisasian dan koordinasi; (c) pelaksanaan; dan (d) pengendalian.
Dalam konteks Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Tita Lestari (2006) mengemukakan tentang siklus manajemen kurikulum yang terdiri dari empat tahap :
  1. Tahap perencanaan; meliputi langkah-langkah sebagai : (1) analisis kebutuhan; (2) merumuskan dan menjawab pertanyaan filosofis; (3) menentukan disain kurikulum; dan (4) membuat rencana induk (master plan): pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian.


___________________________________________________________________________________________________________
5   Sesuai dengan Direktorat Pendidikan Menengah Umum Depdiknas (1999), buku Panduan Manajemen Sekolah
1.       Tahap Pembelajaran; (2) penjabaran materi (kedalaman dan keluasan); (3) penentuan strategi dan metode pembelajaran; (4) penyediaan sumber, alat, dan sarana pembelajaran; (5) penentuan cara dan alat penilaian proses dan hasil belajar; dan (6) setting lingkungan pembelajaran
2.      Tahap penilaian; terutama dilakukan untuk melihat sejauhmana kekuatan dan kelemahan dari kurikulum yang dikembangkan, baik bentuk penilaian formatif maupun sumatif. Penilailain kurikulum dapat mencakup Konteks, input, proses, produk (CIPP) : Penilaian konteks: memfokuskan pada pendekatan sistem dan tujuan, kondisi aktual, masalah-masalah dan peluang. Penilaian Input: memfokuskan pada kemampuan sistem, strategi pencapaian tujuan, implementasi design dan cost benefit dari rancangan. Penilaian proses memiliki fokus yaitu pada penyediaan informasi untuk pembuatan keputusan dalam melaksanakan program. Penilaian product berfokus pada mengukur pencapaian proses dan pada akhir program (identik dengan evaluasi sumatif)
2. Manajemen Kesiswaan
Dalam manajemen kesiswaan terdapat empat prinsip dasar, yaitu : (a) siswa harus diperlakukan sebagai subyek dan bukan obyek, sehingga harus didorong untuk berperan serta dalam setiap perencanaan dan pengambilan keputusan yang terkait dengan kegiatan mereka; (b) kondisi siswa sangat beragam, ditinjau dari kondisi fisik, kemampuan intelektual, sosial ekonomi, minat dan seterusnya. Oleh karena itu diperlukan wahana kegiatan yang beragam, sehingga setiap siswa memiliki wahana untuk berkembang secara optimal; (c) siswa hanya termotivasi belajar, jika mereka menyenangi apa yang diajarkan; dan (d) pengembangan potensi siswa tidak hanya menyangkut ranah kognitif, tetapi juga ranah afektif, dan psikomotor.
3. Manajemen personalia
Terdapat empat prinsip dasar manajemen personalia yaitu :
(a) Dalam mengembangkan sekolah, sumber daya manusia adalah komponen paling berharga;
(b) Sumber daya manusia akan berperan secara optimal jika dikelola dengan baik, sehingga mendukung tujuan institusional;
(c) Kultur dan suasana organisasi di sekolah, serta perilaku manajerial sekolah sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pengembangan sekolah.
(d) Manajemen personalia di sekolah pada prinsipnya mengupayakan agar setiap warga dapat bekerja sama dansaling mendukung untuk mencapai tujuan sekolah. Disamping factor ketersediaan sumber daya manusia, hal yang amat penting dalam manajamen personalia adalah berkenaan penguasaan kompetensi dari para personil di sekolah. Oleh karena itu, upaya pengembangan kompetensi dari setiap personil sekolah menjadi mutlak diperlukan.

4. Manajemen keuangan
Manajemen keuangan di sekolah terutama berkenaan dengan kiat sekolah dalam menggali dana, kiat sekolah dalam mengelola dana, pengelolaan keuangan dikaitkan dengan program tahunan sekolah, cara mengadministrasikan dana sekolah, dan cara melakukan pengawasan, pengendalian serta pemeriksaan. Inti dari manajemen keuangan adalah pencapaian efisiensi dan efektivitas. Oleh karena itu, disamping mengupayakan ketersediaan dana yang memadai untuk kebutuhan pembangunan maupun kegiatan rutin operasional di sekolah, juga perlu diperhatikan faktor akuntabilitas dan transparansi setiap penggunaan keuangan baik yang bersumber pemerintah, masyarakat dan sumber-sumber lainnya.
5. Manajemen perawatan sarana dan prasana sekolah
Manajemen perawatan sarana dan prasana sekolah merupakan tindakan yang dilakukan secara periodik dan terencana untuk merawat fasilitas fisik, seperti gedung, mebeler, dan peralatan sekolah lainnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja, memperpanjang usia pakai, menurunkan biaya perbaikan dan menetapkan biaya efektif perawatan sarana dan pra sarana sekolah.


D. Pengelolaan Administrasi
Di zaman sekarang ini segala sesuatu haruslah dilakukan dengan cepat namun harus bersih, rapi, dan teratur. Begitu pua dalam pengelolaan administrasi sekolah, walaupun berbasis kecil namun hal ini merupakan hal yang sangat penting karena adninistrasi merupakan pilar tempat berdirinya suatu organisasi, begitu juga di sekolah selain itu juga di butuhkan tenaga administrasi yang terampil dan ahli di bidangnya. Tenaga Administrasi, yaitu TU, merupakan jiwa dari sekolah. Sekolah hanyalah merupakan wadah. Oleh karena itu, pengelolaan tenaga administrasi, mulai dari analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan, evaluasi kinerja, hubungan kerja, hingga sampai pada imbal jasa, merupakan garapan penting bagi seorang kepala sekolah.
Pengembangan tenaga administrasi, ini harus dilakukan dengan berkesinambungan6 mengingat kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang sedemikian pesat. singkatnya tenaga administrasi yang diperlukan untuk menyukseskan sekolah adalah tenaga administrasi yang mempunyai komitmen tinggi, selalu mampu dan sanggup menjalankan tugasnya dengan baik serta memiliki imu di bidangnya. Manajemen sekolah umumnya dan manajemen administrasi khususnya adalah merupakan pengelolaan institusi (sekolah) yang dilakukan  melalui pendidik dan tenaga kependidikan untuk mencapai tujuan sekolah secara aktif dan efisien sehingga diharapkan mampu memberikan hasil yang baik.








______________________________________________________________________
6  Dilakukan dengan terus menerus agar bias mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam suatu proses pendidikan sangat diperlukan administrasi dan manajemen agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kerjasama dan peranan seorang pemimpin sangat diharapkan dalam hal ini. Tugas dan tanggung jawab yang pertama dan yang utama dari para pimpinan sekolah adalah menciptakan sekolah yang mereka pimpin menjadi semakin efektif, dalam arti menjadi semakin bermanfaat bagi sekolah itu sendiri dan bagi masyarakat luas penggunanya.Agar tugas dan tanggung jawab para pimpinan sekolah tersebut menjadi nyata kiranya kita perlu memahami, mendalami, dan menerapkan beerapa konsep ilmu menejemen yang dewasa ini telah di kembang mekarkan oleh pemikir-pemikir dalam dunia pendidikan.
Dari seluruh uraian di atas  Administrasi dan manajemen sangatlah dibutuhkan  pada suatu pendidikan untuk mencapai tujuan yang optimal, yang sebagaian besar pengelolaan manajemen terbagi 5 pengelompokan, mulai dari Program pengajaran, kesiswaan, kepegawaian, keuangan dan perlengkapan inventaris/barang. Sedangkan administrasi dikelompokkan ke dalam 6 bagian yaitu : Administrasi Kurikulum, Administrasi Kemuridan,Administrasi Kepegawaian, Administrasi Perlengkapan, Administrasi Keuangan, Administrasi program pengajaran Dengan adanya pembagian jenis tersebut diharapkan kita dapat di bedakan macamnya, untuk memudahkan dalam penataan dan akan menciptakan suasana yang lebih baik.

B. Saran-saran
Dalam penulisan makalah ini, saya sadar bahwasanya masih  banyak terdapat kesalahan dan kehilapan oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran khususnya yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar- besarnya atas kesalahan saya dalam pembuatan makalah ini.



DAFTAR PUSTAKA

Rohiat. 2008. Manajemen Sekolah: Teori Dasar dan Praktik. Bandung: PT Refika Aditama.
Sagala, Syaiful. 2004. Manajemen Berbasis Sekolah & Masyarakat: Manajemen Memenangkan Persaingan Mutu. Jakarta: PT Nimas Multima.
Mulyana, E. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H,A.R. 2003. Manajemen Pendidikan Nasional: Kajian Pendidikan Masa Depan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
http://media.diknas.go.id/media/document/5726.pdf
http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/03/konsep-manajemen-sekolah
http://www.prowebpro.com/news/sistem_administrasi_sekolah.php


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar